Rejeki Tidak Akan Pernah Tertukar - Belajar Bersyukur Dan Berusaha

Dalam dunia kerja apapun usahannya terkadang kita merasa sedih dikala Usaha tidak sebanding dengan apa yang kita dapatkan. Melihat orang lain yang memiliki tujuan sama dengan kita dan dia berhasil walau usaha yang dilakukan terkadang nampak lebih sedikit daripada apa yang kita lakukan membuat perasaan menjadi resah dan gelisah. Banyak sekali orang yang merasa putus asa dalam menjalani bisnis usaha di Dunia Online sudah mengeluarkan banyak Tenaga, Waktu dan Biaya tetapi tidak kunjung mersakan hasil jerih payahnya.

Sebelum membahas itu semua mari kita luruskan pemikiran agar tidak mengarah ke prasangka Negatif yang hanya akan membuat keadaan menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Usaha yang kita lakukan jikalaupun gagal pasti akan memberikan hasil positif bagi diri kita. Seperti contoh jika anda gagal dalam melakukan Bisnis Online atau Usaha di Internet maka anda secara tidak langsung menemukan kegagalan dan apa penyebabnya yang dapat anda perhatikan dan anda teliti. Dengan itu terkadang kita harus mengambil teknik yang berbeda untuk bisa sukses tidak mesti sama dengan cara orang yang telah sukses sebelumnya.

Anda bisa membaca Motivasi :

 

Bismillahirrahmanirrahim…

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh…..

Imam Hasan Al- Bashri berkata :

“Aku tahu rizkiku tidak mungkin tertukar dengan rizki orang lain, karenanya hatiku tenang.”

“Aku tahu Amal-Amalku tidak bisa digantikan oleh orang lain, maka kusibukkan diriku bekerja dan beramal.”

“Aku tahu Allah selalu melihatku, karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat.”

“Aku tahu kematian menantiku, maka kupersiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabb-ku .”

Sahabat…..

Rezeki itu merupakan anugerah Ilahi bukan dari hasil rekayasa akal manusia, seandainya rezeki itu tergantung pada akal tentu makhluk hewan yang tak memiliki akal tidak mendapatkan rezeki, akan tetapi kenyataannya semua makhluk diberi rezeki oleh Allah tanpa terkecuali, itulah bukti bahwa Allah maha pengasih lagi maha penyayang.

Jangan sampai berfikir ala Qarun, kaya disebabkan karena ilmu yang ada padanya…

“Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku”. (QS Al-Qashash [28] : 78)

Betapa banyak orang yang ilmunya sangat tinggi malah jadi BUDAK/JONGOS/KACUNG orang lain atau hancur usahanya karena memang Allah tidak menghendaki…

Sedangkan seorang pengangguran yang hidup didusun pedalaman yang katrok yang hanya sarungan malahan $$$DOLLAR nyamperin sendiri kerumah tanpa harus macet-macetan dan hidup dibawah telunjuk perintah orang lain…

Karena ketentuan rejeki itu ada diatas langit bukan berada dibumi.

Allah telah membagi rezeki dengan seadil-adilnya, karena Dia Maha Tahu akan kebutuhan hambanya. Jika seandainya semua makhluk diberikan rezeki melebihi kebutuhannya, tentu saja mereka tidaklah bertambah keimanannya melainkan kekufuran dan melampaui batas.

Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambanya dan juga menyempitkannya yang Dia kehendaki… (By Dian Umbara)

Banyak sekali yang dapat kita pelajari dari tulisan di atas, terutama pada bagian Rezeki tidak akan tertukar. ya … benar, mungkin anda sedikit bingung mengartikan tulisan yang satu ini. Maksudnya sekaya apapun seseorang Rizky adalah sesuatu karunia Allah yang sudah di berikan dan ditetapkan pada hambanya. maksudnya di sini Uang sebanyak apapun jika di tabung dan pemiliknya tidak mersakan dan menggunakan uang itu hingga akhir hayatnya maka Harta yang ditinggalkan tersebut bukanlah Rizky yang ditetapkan kepadnya. Allah sangat adil dalam memberi Rizky kepada hambanya, cuma saja terkadang manusia kufur dan tidak mau melihat apa saja yang sudah dimiliki dan tidak dimiliki orang lain daripadanya. Oleh karena itu mari kita selalu berprasangka baik pada Allah sehingga dengan begitu kita akan selalu bersyukur dengan segala apa yang telah kita terima. Selalu berusaha dan berjuang dalam meraih Rizky serta yang paling penting ada berbuat dan beramal saleh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here